loading...

Karya Seni Terapan Nusantara

KARYA SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA

Seni rupa Terapan nusantara adalah : seni rupa asli yang tumbuh dan berkembang di nusantara dengan ciri khas masing- masing. Seni rupa mempunya sifat sebagai berikut:

1.      Kreatif

 Artinya seni rupa harus sesuatu yang baru dan belum pernah ada sebelumnya.

2.      Individu / kelompok

Artinya seni rupa mempunyai ciri khas tertentu dari wilayah tertentu / hasil karya orang tertentu yang membedakanny dengan hasil karya orang lain/ kelompok masyarakat lain.

3.      Perasaan

Artinya dalam penciptaan seni selalu melibatkan emosi, ekspresi, dan perasaan.

4.      Abadi

Artinya, karya seni ini mempunyai keindahan / kesan yang disampaikan seniman akan diterrima oleh orang yang menikmatinya ( apresiator ), dan hal ini tergantung dari keindahan yang dihasilkannya.

5.      Umum

Artinya, karya seni ini tidak mengenal batasan wilayah, dapat diterima oleh siapapun dan berlaku sepanjang waktu.

Baiklah sebelum kita membahas tentang apa saja contoh seni rupa terapan ini, mari kita membahas tentang perkembangan seni rupa terapan nusantara berdasarkan periodisasinya.

            Seorang ahli yang bernama Claire Holt kesulitan membagi tahap perkembangan seni budaya indonesia karena setiap daerah mempunyai perkembangan yang tidak sama.berikut adalah pembagian periodisasi di Indonesia menurut Claire Holt sbb:

1.      Zaman prasejarah

Zaman prasejarah adalah zaman dimana manusia belum menemukan tulisan, dibagi dalam 5 zaman yaitu:

a.      Zaman Paleotikum ( zaman batu Tua)

Ciri peninggalannya adalah alat- alat batu yang dipecah secara kasar dan digunakan sebagai alat pemotong, penumbuk, dan kapak.

b.      Zman Mesolitikum ( Zaman Batu  Pertengahan )

Ciri peninggalannya berupa benda- benda yang terbuat dari tulang, kerang, dan tanduk, serta lukisan pada dinding batu dan gua seperti : bentuk tangan, kaki, binatan, matahari, bulan, bintang, perahu, dll. Selain itu mereka juga membuat manik- manik dan gerabah.

c.       Zaman Neolitikum ( Zaman batu baru )

Pada zaman ini mereka sudah hidup menetap dan mempunyai tempat tinggal sesuai daerahnya masing- masing. Mereka juga sudah mulai  membuat alat- alat gerabah, alat pembuat pakaian kulit kayu, tenun, batik, teknik pembuatan kayu dan batu dalam bentuk mata panah, lumpang, beliung, anyaman, hiasan kerang, gigi binatang, dan manik- manik.

1.      Alat gerabah

 

Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. dan kini masyarakat indonesia juga membuat keramik dan gerabah degan berbagai corak.

2.      Seni tekstil

 

Kerajinan tekstil merupakan karya seni atau kerajinan yang dibuat atau memakai tekstil sebagai bahan utama. Tekstil adalah bahan yang berasal dari serat yang diolah menjadi benang atau kain sebagai bahan untuk pembuatan busana dan berbagai produk kerajinan lainnya. Dari  pengertian tekstil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bahan/produk tekstil meliputi  produk serat, benang, kain, pakaian dan berbagai jenis benda yang terbuat dari serat.

3.      Mata panah

4.      Lumpang

5.      Beliung

6.      Anyaman

 

Anyaman adalah serat yang dirangkaikan hingga membentuk benda yang kaku, biasanya untuk membuat keranjang atau perabot.

7.      Hiasan kerang

8.      Manik- manik

d.      Zaman Megalitikum (Zaman Batu besar)

Peninggalan yang menonjol pada zaman ini yaitu: menhir atau tugu peringatan, tempat duduk dari batu, altar, bangunan berundag, peti kubur atau sarkofagus, patung manusia atau hewan, dll.

 

1.      Menhir

 

Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha, bangsa Indonesia telah mengenal seni bangun dalam bentuk bangunan-bangunan besar dari masa megalithikum yang tekait dengan kegiatan pemujaan kepada roh nenek moyang.

 

2.      Dolmen

Yakni tempat duduk dari batu

3.      Altar

4.      Bangunan berundak

5.      Sarkofagus

6.      patung

e.      Zaman Perunggu ( Zaman logam )

Karya seni pada zaman ini misalnya : Bejana dari perunggu, Nekara( teknik pembuatannya dengan cara cetak cor yang disebut a cire perdue).

1.      Bejana dari Perunggu

 

Bejana perunggu di Indonesia ditemukan di tepi Danau Kerinci (Sumatera) dan Madura, bentuknya seperti periuk tetapi langsing dan gepeng. Kedua bejana yang ditemukan mempunyai hiasan yang serupa dan sangat indah berupa gambar-gambar geometri dan pilin-pilin yang mirip huruf J.

2.      Gong Nekara

 

Gong nekara adalah gong perunggu buatan kebudayaan Dong Son, yang terdapat di delta Sungai Merah Vietnam Utara. Gong ini diproduksi pada sekitar 600 tahun sebelum masehi atau sebelumnya, sampai abad ketiga Masehi. Dengan menggunakan metode pengecoran logam yang telah hilang (lost wax method), gong ini oleh para peneliti sejarah dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari budaya pengerjaan logam.

3.      Seni hias keris

 

 

Keris adalah senjata tikam golongan belati (berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya) dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. Jenis senjata tikam yang memiliki kemiripan dengan keris adalah badik. Senjata tikam lain asli Nusantara adalah kerambit.

 

2.      Zaman Sejarah

Zaman sejarah adalah zaman dimana manusia sudah mengenal tulisan, ditandai dari penemuan prasasti. Zaman sejarah dibagi dalam 4 peride yakni:

a.      Zaman penyebaran agama- agama dari India ( zaman hindhu dan Budha )

Selain Prasasti karya seni rupa terapan pada zaman ini berupa seni rupa yang terbuat dari bahan keras ( batu dan logam ) misalnya: candi, pura, wihara, kalamakara, senjata dan alat upacara, serta benda yang terbuat dari kayu seperti ukiran.

1.      Candi

2.      Pura

3.      Wihara

4.      Kalamakara

 

Kalamakara adalah salah satu bentuk wajah raksasa dan diapit oleh relief wanita cantik, desain ornamentis yang selalu menghiasi bagian atas pintu candi-candi di Jawa. Bentuk kalamakara ini merupakan salah satu wujud ornamen figuratif yang memiliki fungsi spirutual, yaitu sebagai ‘tolak balak’ (pengusir roh-roh Jahat). Biasa kita menyebutkan penolak sial atau penolak ancaman batin yang tidak tampak secara lahiriah.

5.      Senjata

6.      Alat upacara

7.      Ukiran dan pahat

 

Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung ( kruwikan ) dan bagian-bagian cembung ( buledan ) yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain.

8.      Relief

 

Relief adalah seni pahat dan ukiran 3-dimensi yang biasanya dibuat di atas batu. Bentuk ukiran ini biasanya dijumpai pada bangunan candi, kuil, monumen dan tempat bersejarah kuno. Di Indonesia, relief pada dinding candi Borobudur merupakan salah satu contoh yang digunakan untuk menggambarkan kehidupan sang Buddha dan ajaran-ajarannya.

b.      Zaman penyebaran islam

Karya seni ini dipengaruhi dari gujarat dan persia, peninggalannya seperti: kaligrafi, wayang sebagai media penyebaran agama Islam, serta bangunan masjid ( bangunan masjid masih mengadopsi bentuk bangunan bergaya hindhu ).

1.      Kaligrafi

 

Kaligrafi, dari bahasa Yunani; ????? “keindahan” + ?????? “menulis” ) Bahasa Jepang Nihongo ???) adalah seni menulis dengan indah dengan pena sebagai hiasan. Tulisan dalam bentuk kaligrafi biasanya tidak untuk dibaca dengan konsentrasi tinggi dalam waktu lama, karena sifatnya yang membuat mata cepat lelah. Karena itulah sangat sulit menemukan contoh kaligrafi sebagai tipografi buku-buku masa kini.

2.      Wayang

 

Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan ini juga populer di beberapa daerah seperti Sumatera dan Semenanjung Malaya juga memiliki beberapa budaya wayang yang terpengaruh oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.

 

3.      Masjid kuno

 

c.       Zaman pengaruh kebudayaan Eropa

Peninggalan pada zaman ini dipengaruhi oleh bangsa eropa  dari Portugal, Belanda, Spanyol, dan Inggris berupa : gereja, benteng, bendungan, jembatan serta lukisan.

1.      Gereja

2.      Benteng

3.      Bendungan

4.      Jembatan

5.      Lukisan

 

Seni Lukis adalah jenis seni rupa 2 dimensi yang hanya dapat dilihat dari 1 arah yaitu dari rah depan.Dari karya seni ini dapat menimbulkan rasa marah, gembira, sedih, haru, indah, serta bersemangat.Aliran lukisaan yang berkembang antara lain naturalisme, realisme, imprealisme, ekspreonisme, kubisme, surealisme, futurism, dan abstrak.

d.      Zaman Kemerdekaan

Untuk mengembangkan seni budaya Indonesia, pemerintah mendirikan sekolah dan perguruan tinggi seni. Dibandung lahir sekolah seni rupa dari Institut Teknologi bandung pada tahun 1947. Selanjutnya pada tahun 1950, berdiri Akademi Seni Rupa Indonesia ( ASRI ).

 

Sumber :

modul prestari.2016. LKS seni budaya SMK semester genap kelas X.Swadaya Murni.

0 Comments

Leave a comment